Mengetahui Nomor User ID Koprol 2.0

Saya dulu sempat penasaran, siapa sih user pertama di Koprol. Apakah akun @koprol, atau mungkin @satya? Sampai kemudian saya menemukan cara sederhana untuk mengetahui nomor user ID pengguna Koprol yang pernah saya tuliskan disini. Namun cara itu hanya bisa dilakukan pada halaman old.koprol.com. Sejak berubah tampilan, cara itu tidak dapat digunakan kembali. Entah apakah nomor ini berdasarkan urutan sign up setiap pengguna, atau hanya nomor acak yang dikeluarkan oleh Koprol, saya kurang tahu. Tapi jika nomor ini berurutan, cukup menyenangkan mengetahui nomor berapakah kita saat sign up di Koprol. Sampai akhirnya saya mengurutkan beberapa nama besar dibalik berdirinya Koprol, hingga mencari nama-nama pengguna awal untuk saya kroscek nomor User ID-nya. 10 nomor awal dipegang oleh para punggawa Koprol. Asal tahu saja, Bahkan @satya himself hanya memegang nomor urut 14. Continue reading

Advertisements

What The Swags?!

Okay, sebut gue reaktif, sebut gue kurang kerjaan, sebut gue lebay atau cari muka sok famous. Terserah deh. Tapi berkaitan dengan apa yang menjadi bahan pembicaraan menjelang event akbar #bukber17 yang diikuti oleh kurang lebih 30 komunitas Koprol se-Indonesia raya (jumlah tersebut adalah jumlah yang mendaftar secara resmi ke Y!K), gue tertarik untuk berkomentar tentang Swags yang disediakan oleh Koprol. Sebelum itu, gue ingin menegaskan beberapa hal, kalau gue itu bukan orang Yahoo!Koprol, kalau gue ngga dibayar jika sekiranya tulisan ini seolah membela Yahoo!Koprol.

Mari kita mulai dengan sedikit cerita tentang awal terbentuknya komunitas di Koprol dan swags dari Yahoo! Koprol. Jadi begini ceritanya,

Continue reading

Stamps: Wajah (Baru) Bersosialisasi

Beberapa bulan yang lalu gue pernah menulis di Blog ini tentang Yahoo! Koprol. Judulnya Others Gives Rewards, What Koprol Gives To You. Yang intinya membahas tentang, ‘bentuk terima kasih’ apa sih yang sudah diberikan oleh Koprol kepada para User-nya, terlepas dari jasanya memberikan sarana media bersosialisasi kepada kita, para usernya.

Kemudian, kemarin Koprol meluncurkan sebuah fitur barunya yang diberi nama Stamps. Saat pertama kali melihatnya, untuk kalian yang juga aktif di Foursquare atau sosial media lain, kalian akan mengira Stap ini sama dengan Badge. Check in di suatu tempat yang memiliki Badge pada jam-jam tertentu untuk mengumpulkan sebanyak mungkin Badge untuk dipamerkan. Well, the truth is, it’s way much better (IMHO). Koprol kembali mengejutkan gue, kali ini untuk hal yang menurut gue positif,  dengan caranya menggabungkan antara games dengan daily activity. And as for me, Stamps adalah jawaban Koprol pada keluh kesah gue pada artikel tersebut diatas.

Continue reading

So What?

Hari ini saya membuat sebuah proll di Koprol yang isinya mengomentari mereka yang masih sering menggunakan mass-mention untuk mendapat atensi. Kemudian muncul komentar dari seorang koprollers yang berbunyi kurang lebih seperti ini:

“rajin bump..rajin sumon..rajin bikin prol..tp gk pernah komen,friend request gk di app..ini yg paling ngeselin!”

Kesal! Saat komentar kita ngga pernah digubris. Kesal! Saat tau ternyata friend request kita belum di approve juga. Kesal! Saat si user ini gini, si user itu gitu.
Yah well, gue pribadi juga kesel sama diri gue sendiri, kenapa harus bikin tulisan ini (aslinya keluar). Tapi, kesal itu manusiawi koq, setiap orang termasuk saya sendiri pasti pernah merasa kesal oleh sesuatu hal di social media seperti koprol ini (berusaha untuk tetap tenang). Tapi kenapa musti kesal sih? Kalau anda masuk kedalam satu post/thread/proll dan menuliskan komentar, namun tak ada satu orangpun yang menggubris anda, mungkin saja:

1. Komentar kalian ngga nyambung dengan konten yang sedang dibicarakan, sehingga orang-orang enggan menanggapi kalian. Kalau untuk hal yang satu ini kalian kesal, owh maaf, kalian kekanak-kanakan.
2. Orang-orang yang kalian tegur ini memang terlahir sombong dan hanya mau bergaul dengan sesamanya. It’s okay, just let ’em be. Ngga perlu dikomentari, diprotes atau apapun. Well, hak mereka untuk jadi sombong kan.
3. Malas. Si empunya post/proll memang tipikal orang yang malas menanggapi komentar. They just love to post and bump.
4. Waktunya kalian untuk berhenti menyalahkan orang lain, mungkin cara menyampaikan pendapat dalam komentar anda tak bisa diterima oleh user lain, dan mereka memilih mengacuhkan anda. Jangan serta merta menyalahkan orang lain dulu.

Atau mungkin kalian kesal, saat anda tau Friend Request anda belum di accept? Well, santai aja. Sudah pernah ngerasain di block sama community manager-nya yahoo belum, padahal situ admin komunitas? @marpenus pernah dulu. Dan hal itu terjadi untuk alasan yang dia sendiri juga kurang tau kenapa, tapi yah, itu dah lewat sih. The poin is, ya terserah mereka kan? Kalau mereka ngga mau accept friend request kita, kenapa musti marah? Mungkin mereka sombong, mungkin mereka punya terlalu banyak alerts dan request kita belum di accept, mungkin mereka pingin menjaga privacy mereka, atau mungkin mereka cuma ingin lini masa mereka ngga dipenuhi oleh banyak user, atau bisa juga mereka ngartis abis sampai cuma maunya di follow aja tanpa harus accept friend request. Ada banyak kemungkinan, dan sebetulnya, kemungkinan-kemungkinan itu datangnya bukan dari mereka saja. Malah kemungkinan terbesar datangnya dari diri anda sendiri. Orang-orang tak mau accept friend request kalian karena kalian terlahir menyebalkan, menurut mereka anda alay dan mereka gaul. But Hell! Terus kenapa? Kalian mati kalau ngga berteman dengan mereka? Ngga kan. Kalian pastinya masih bisa dapat teman yang lain.

Jangan berburuk sangka dulu lah dengan user lain. Belum tentu mereka seperti apa yang kita pikirkan. We don’t know ’em, so don’t judge ’em just because they not accept you or just ignoring you. Orang itu berbeda-beda, dan kalau kalian ingin dianggap dewasa bersosial di sosial media, pahami dulu perbedaan seperti yang saya maksud. Jangan menyalahkan orang lain untuk hal yang membuat kalian kesal.

Oiya, ada hal menarik lainnya yang saya dapat dari proll yang saya buat sore ini. Yaitu relevansi antara atensi dengan avatar anda. Menurut @andemuts, user koprol hanya akan merespon mereka yang menggunakan avatar cantik/ganteng. User yang avatarnya cantik, akan selalu mendapat Bump/komentar dari user laki-laki. Nah, lalu kenapa? Toh di dunia nyata, hal yang sama juga berlaku kan? Mereka yang kinclong, putih, rambut panjang, cantik lebih mudah mendapat perhatian dari lelaki? Apa salah kalau hal yang sama terjadi juga di Koprol? In my opinion, ngga salah. Yang salah itu, kalau Bump digunakan seenaknya tanpa ada maksud dan/atau tujuan tertentu.
Kenapa salah, kan bebas aja mau nge-bump proll apapun? Well, yes, memang bebas-bebas aja untuk anda nge-bump proll apapun itu. Namun semakin sering anda mem-bump proll tak penting, semakin tinggi kemungkinan anda di unfollow oleh followers anda. Kenapa? Ya sederhana, karena mereka ngga mau membaca bump yang isinya hak-hal ngga penting setiap saat. Tapi ya memang… Follow-unfollow, bump-ngga nge-bump, itu semua hak masing-masing individu. Just remember one thing, jangan nyenggol kalau ngga mau doisenggol, kalau nyenggol terus kena protes ya jangan marah.

So, kesimpulannya, semuanya balik ke diri kita sendiri dulu. Jangan apa-apa langsung menilai buruk orang lain. Apapun itu, ngga perlu langsung kesal. Santai, kaya di pantai.

FAQ About Tagar

Okay, let’s get it to the point. Kemarin malam Koprol membuat suatu fitur baru dalam tubuhnya. Yaitu fitur hashtag, yang berfungsi agar user dapat menandai suatu post dengan keyword tertentu dengan menggunakan tanda # didepan kata tersebut, untuk nantinya dapat ditemukan dengan melakukan pencarian pada keyword tersebut. Fitur ini telah lama populer digunakan di Twitter. Apakah Koprol mengadopsi fitur ini dari Twitter? I don’t know, tapi secara pribadi saya lega Koprol akhirnya membuat fitur seperti ini. Paling tidak, akan mempermudah para penggunanya untuk menemukan suatu post tertentu. Jika anda sudah terbiasa dengan twitter, mungkin tulisan ini akan membosankan, dan saya sarankan untuk skip dan membaca tulisan saya yang lainnya

.

Selama ini para pengguna Koprol dipermudah dengan fitur-fitur yang memanjakan. Kurator, Review Place, Bump dan lain sebagainya. Namun, memiliki keterbatasan yaitu dalam hal mengkategorikan post/prol dengan tema yang sama. Seperti contohnya saat Quiz #famous kemarin yang saya selenggarakan. Mungkin ada beberapa pengguna yang merasa terganggu dengan keberadaan Quiz itu bertanya-tanya, apa iya @astronotbumi sebegitu ingin terkenalnya sampai-sampai untuk ikut serta dalam Quiz-nya, harus mencantumkan nama dirinya. Satu hal yang pasti, karena ketiadaan fasilitas yang dapat mengkategorikan suatu post, maka saya memilih menggunakan ID Koprol untuk menandai post yang akan disertakan dalam Quiz #famous kemarin. Kenapa?
Karena ada Mentioned, dimana saat penjurian, saya cukup membuka halaman mentioned saya untuk melihat siapa saja yang ikut serta dalam Quiz tersebut. Repot, dan jujur saja agak memalukan. But hell, it was fun!

Nah, dengan adanya fitur Hashtag (Tanda Pagar/Tagar) ini, sekarang kita bisa dengan mudah mengkategorikan prol/post yang kita atau user lain buat hanya dengan melakukan pencarian pada Search Tag. Sederhana dan mudah. Kalau saja fitur ini diluncurkan seminggu lebih cepat, pasti peserta Quiz #famous kemarin akan jauh lebih banyak. Well, semoga di Quiz berikutnya, akan ada lebih banyak peserta.

Okay, back to topic. Hashtag ini sangat mudah digunakan. All you need to do is type a keyword after (#). Contohnya sebagai berikut:

Semoga #gegepenjaganeraka jadi hot tags malam ini.

Nah, kata ‘gegepenjaganeraka’ yang terletak setelah tanda # tersebut adalah keyword yang dibuat sendiri oleh kita, sebagai pengguna koprol. Fungsinya adalah, jika ada 100 pengguna lain yang membuat post dengan hashtag yang sama, maka anda dapat melihat ke 100 post itu dengan melakukan pencarian pada Search Tab. Sebagai contoh, sebuah tautan telah saya cantumkan dalam hashtag ‘gegepenjaganeraka’ diatas. Jika anda membukanya, anda akan menemukan beberapa post yang juga menggunakan hashtag tersebut.

FAQ About Hashtag

Eh, dulu gue suka bikin prol pake hashtag lho, muncul gk ya kalo gue cari?
Simple answer, NO. Hashtag ini tidak berlaku surut, dimana post lawas yang mengandung kata kunci tertentu tak akan muncul dalam hasil pencarian.

Bisa ngga sih bikin hashtag di comment, terus muncul dihasil pencarian?
The answer is still no. Kalian memang bisa membuat hashtag didalam comment, tapi tak akan masuk kedalam hasil pencarian.

Case Sensitive ngga sih Hashtag di koprol itu?
Dan jawabannya masih NO! Tenang aja, hashtag di koprol ngga case sensitive koq. Dengan kata lain, kalian bisa menuliskan keyword yang sama dengan penulisan yang sedikit berbeda, tak perlu takut keyword anda tidak muncul dalam pencarian. Contoh: #GegePenjagaNeraka dan #gegepenjaganeraka akan menghasilkan hasil pencarian yang sama.

Kalau Hashtag gue pakai dua kata, bisa gue pisah pakai tanda baca ngga?
Bisa koq, tapi ngga semua tanda baca. So far, baru underscore (_) aja yang bisa. Tanda baca lain seperti (.), (,), (-) atau (?) ngga bisa dipakai untuk menggabungkan dua kalimat dalam satu hashtag.

Duh, gue lupa bikin hashtag di post/prol gue, bisa ngga kalau hashtag nya gue tulis di comment aja?
Bisa koq, even di dalam comment kita masih bisa bikin hashtag. Tapi, semua hashtag yang dibuat didalam comment ngga akan muncul dalam hasil pencarian. Jadi kalau kalian lupa bikin hashtag didalam prol kalian, dan berniat untuk membuat hashtag didalam commentnya, prol/post kalian tak akan muncul dalam hasil pencarian nantinya.

Ada batasan ngga, dalam satu prol itu pakai berapa hashtag?
Ngga koq, bebas merdeka. Mau semua kata pakai tagar juga bisa. But isn’t it looks like a kid? I mean, Hashtag isn’t created to make your post blue. But, since its your own post, I won’t give a damn :D

Eh, Hot Tags itu apa sih?
Familiar dengan trending topic di twitter? Nah, Hot Tags ini fungsinya sama, menunjukkan keyword yang sedang nge-trend di Koprol.

Okay, sekian dulu FAQ tentang Hashtag, jika ada point yang terlewat, akan ditambahkan setelahnya. Semoga post ini bisa membantu mereka yang iseng cari bacaan atau yang memang membutuhkannya.

Juara Famous Quiz

Okay, pertama saya ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, atas penyelenggaraan Quiz #famous ini sehingga membuat banyak dari teman-teman koprollers terganggu akibat lini masanya dipenuhi Bump dari teman-teman yang berpartisipasi dalam Quiz ini. Saya pribadi tidak menyangka sama sekali, Quiz ini akan mendapat perhatian dari begitu banyak orang, mengingat hadiahnya hanyalah 2 buah kaos Koprol Unite.

Now back to the topic, ada banyak orang yang ikut serta dalam Quiz ini. Namun hanya sedikit yang memenuhi syarat. Mulai dari tidak cross post ke Twitter hingga pose foto yang tak sesuai dengan tutorial. Dari sekian banyak peserta, ada 2 orang Koprollers yang berhasil memenuhi seluruh aturan main, dan berhasil mendapatkan suara terbanyak. Mereka adalah @icha_julliand dengan perolehan poin sebanyak 132 dan @harzone dengan perolehan poin sebesar 216,4.

Selamat kepada keduanya, setelah ini akan saya hubungi melalui DM untuk keterangan lebih lanjut.