Kontrakan


I: “Gue dulu tinggal di rumah ini sejak jaman kakeknya kakek gue.”
P: “Owh, kalau gue di rumah ini baru dari jaman nya bokap gue. Terus kenapa?”
I: “Boleh ngga gue ngontrak satu kamar di rumah ini? Gue habis digusur dari kampung sebelah. Kamar nya ada banyak kan seinget gue.”
P: “Boleh kok.”

A few years later…

I: “Keluar lu dari rumah gue!!!”
P: “Lah, ini kan rumah gue?! Sekarang aja keluarga gue cima tinggal di satu kamar. Kamar yang lain udah lu tempatin bareng keluarga lu yang lain.”
I: “Eh, bacot lu! Ngelawan aja. Orang kecamatan sama kelurahan udah ngakuin kalau ini rumah leluhur gue. Mereka dulu tinggal disini, dan gue mau seluruh keturunan keluarga gue, tinggal disini.”
P: “Lah, tapi kan lu udah keluar dari rumah ini, dan jadi punya…”
I: “Lu kalau ngga mau keluar, gue gedik nih!”

Hingga kini, P masih tinggal di rumah itu untuk menuntu haknya. Beberapa anggota keluarganya yang lain memilih menumpang di rumah tetangga atau menyewa rumah di dekat rumah yang dulunya pernah mereka tempati.

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s