What The Swags?!


Okay, sebut gue reaktif, sebut gue kurang kerjaan, sebut gue lebay atau cari muka sok famous. Terserah deh. Tapi berkaitan dengan apa yang menjadi bahan pembicaraan menjelang event akbar #bukber17 yang diikuti oleh kurang lebih 30 komunitas Koprol se-Indonesia raya (jumlah tersebut adalah jumlah yang mendaftar secara resmi ke Y!K), gue tertarik untuk berkomentar tentang Swags yang disediakan oleh Koprol. Sebelum itu, gue ingin menegaskan beberapa hal, kalau gue itu bukan orang Yahoo!Koprol, kalau gue ngga dibayar jika sekiranya tulisan ini seolah membela Yahoo!Koprol.

Mari kita mulai dengan sedikit cerita tentang awal terbentuknya komunitas di Koprol dan swags dari Yahoo! Koprol. Jadi begini ceritanya,

Awal mengapa user Koprol membentuk komunitas didaerahnya masing-masing, ya karena Koprol-nya juga. Alkisah suatu ketika, Koprol mengajak user-user yang berada dalam satu lokasi, satu kota atau satu daerah untuk mengadakan meet up (kopdar) dadakan. Koprol juga meminta kepada user-user nya yang mengadakan kopdar itu untuk meng-unggah foto kopdar mereka melalui Koprol. Kalau ngga salah, saat itu hanya ada 3 daerah yang berpartisipasi. Bandung, Bekasi dan Depok (Geng PIM ngga gue hitung karena keseringan meet-up saat itu :p). Di Bandung, arek-arek Bandung kemudian bermufakat untuk membentuk sebuah perkumpulan para pengguna Koprol di sekitaran Bandung. Beberapa lama kemudian, setelah antek-antek Depok mengadakan meet up, mereka (termasuk gue) membentuk @sikodok, Serikat Koprollers Depok. Yang kemudian diikuti oleh para Koprollers dari Bekasi (including gue lagi) yang mendirikan @koper. Jelas bahwa Koprol lah yang mendorong para penggunanya untuk berkumpul, mengeluarkan pendapat dan membentuk komunitas, secara tidak langsung.

Nah, lalu soal swags yah. Gue kurang tau versi gue ini bener atau ngga, tapi boleh lah gue coba ceritain deh. Jadi begini, Alkisah pada suatu hari di penghujung 2009, gue dan @marpenus sedang bercengkrama di kantor. Marpe mengajak gue untuk membuat “Merchandise” pertama Koprol, the superb amazing and ultra awesome, Unofficial Unite On Koprol Tees. Setelah kita berdua sepakat untuk menggunakan design dari @wiqzz, yang mana telah mendapat ijin secara langsung dari Satya Witoelar (Bahkan gue ngirim daftar pemesan segala saat itu), dan kaos Koprol itu dipesan oleh lebih dari 80 koprollers. Bersamaan dengan itu, gue dan marpe juga membuat stiker Koprol untuk pertama kalinya! Hingga pada kopdar kedua @sikodok di RM. Mang Engking, UI, Depok, hampir seluruh team developer Koprol datang ke acara kopdar itu, dan membagi-bagikan swags resmi koprol untuk pertama kalinya. Swags itu berupa sticker dan polo shirt warna putih bertuliskan Koprol. Semenjak saat itu, swags dari Koprol semakin bervariasi, terlebih setelah bergabung dengan Yahoo!. Kalau gue ngga salah ingat, bersamaan dengan rilisnya kaos Unite on Koprol, @b_kops juga meluncurkan kaos komunitas pertama milik mereka. Berwarna dasar merah dengan aksen hitam (design yang hampir sama pernah membuat koprol ramai dengan drama antara beberapa koprollers dengan gantibaju.com).

Semenjak saat itu, permintaan pengadaan swags Koprol oleh komunitas-komunitas semakin tinggi menjelang kopdar mereka. Apalagi setelah Kakak Della yang unyu menjabat menjadi Community Manager Y!Koprol, dimana ybs memfasilitasi penyediaan swags ke daerah-daerah melaui milis (Yang sayang sekali ngga aktif lagi sekarang ini). Namun akibatnya, kesan kopdar harus ada swags, kesan bikin komunitas supaya dapat swags semakin terasa pada pertengahan tahun 2010. Hingga akhirnya trend swags ini berakhir dengan sendirinya.

So what’s the point?

Okay, tujuan gue menceritakan bagian sejarah perkembangan komunitas di koprol ini untuk menunjukan suatu hal, bahwa Swags dari Yahoo! Koprol bukanlah segalanya. Kalau kalian memang komunitas yang kuat, solid dan memang berniat berkomunitas tanpa pamrih, swags bukanlah hal penting. Jujur, memang ada suatu kesenangan tertentu saat kita menerima swags dari Yahoo! Koprol, tapi ngga bisa dibandingkan dengan saat kita menerima swags dari komunitas tempat kita bernaung atau dari komunitas lainnya. Buat gue, hal yang membuat gue iri bukanlah gue dapat swags dari Yahoo! Koprol atau ngga, yang membuat gue iri dengan komunitas lain adalah hal-hal semacam:

  1. Kekompakan anak-anak @kops_minor, dimana mereka bisa kompak di, baik dunia maya maupun dunia nyata. This is awesome tauk!
  2. Anak-anak @kopijos yang sukses menggelar bukber serentak 2010 dengan angka kehadiran konon mencapai 100 user hanya dari satu komunitas. Gilak, salut sama adminnya.
  3. @nojako yang sukses dangan kompak membuat banyak merchandise dan swags komunitas mereka sendiri, bahkan mereka punya base camp sendiri sekarang di RM. Bebek Kenes kalau ngga salah. Kwek kwek.
  4. Atau seperti @koper, @kopdar_loenpia, @satriakops. Dan komunitas lainnya yang mengadakan kegiatan amal untuk orang lain. This is uber awesome!

Gue iri sama kreativitas teman-teman dari komunitas lain. Gue iri sama bagaimana mereka mengembangkan diri, berkomunitas dan membangun komunitas mereka jadi lebih baik, tanpa terpengaruh dengan atau tanpa adanya dukungan dari Yahoo! Koprol yang berupa souvenir. Semua rasa iri itu mendorong gue untuk berupaya melakukan hal yang sama pada komunitas tempat gue bernaung. Berusaha untuk mengembangkan kreativitas demi membangun komunitas gue jadi lebih baik lagi. Bukannya gue mau bersaing dengan komunitas lain, tapi lebih seperti, “Kalau mereka bisa maju, kenapa gue dan teman-teman gue ngga bisa?”. Apa yang komunitas lain lakukan, mendorong gue untuk terus memajukan komunitas tempat gue bernaung.

“Ya tapi kan tetep aja ngiri liat komunitas yang di pusat aja yang sering kebagian swags dari Y!K, yang didaerah seperti di-anak tirikan.” Coba deh sekali-sekali mikir positif sebelum berfikir negatif. Mungkin Y!K kehabisan stock swags mereka, mungkin anggaran untuk mengirimkan swags ke daerah-daerah ternyata terbatas, mungkin Y!K menilai komunitas kalian masih belum layak mendapatkan swags karena effort untuk mengembangkan komunitas kalian masih kurang. Anything is possible kan? Ya kali, masa iya Koprol bisa kehabisan anggaran? Kenapa ngga bisa? Emang Koprol ngga bayar listrik? Emang Koprol ngga perlu benerin vending machine yang sering rusak? Emang Koprol ngga perlu beli DVD Wii & PS3 baru? Kita ngga pernah tahu, jadi lebih baik berfikir positif daripada merusak diri dengan berfikir negatif. Kalau memang ternyata dianak-tirikan gimana?

Gampang, buktikan kalau kalian memang bisa berdiri dengan kaki kalian sendiri. Buktikan kalau kalian memang bisa membuat swags sendiri tanpa dukungan dari Yahoo!Koprol. Jangan hanya banyak bicara, mengeluh tapi ngga berbuat apa-apa untuk mengembangkan komunitas kalian sendiri. Jika kalian merasa kalian tak pernah di gubris oleh Yahoo!Koprol, buktikan kalau kalian bisa membangun komunitas kalian from scratch, dengan effort hanya dari para admin dan anggotanya. Komunitas lain pasti akan semakin salut pada kalian. Jangan berhenti hanya karena kalian belum pernah mendapat swags dari Yahoo!Koprol.

So Don’t Quit!

Swags itu nothing kalau kalian memang sungguh-sungguh berniat untuk membangun komunitas. Meminjam motto juang nya anak-anak @nojako, Kita Kumpul Karena Koprol, itulah yang harus dikedepankan. Semangat untuk mempererat komunikasi dunia maya dengan cara turun ke daratan ngga boleh luntur hanya karena merasa dianaktirikan oleh Yahoo!Koprol. Ingat cerita Cinderella kan? Dia anak tiri yang disiksa oleh kakak tiri dan ibu tirinya, namun dengan kebaikan hati dan usaha yang dibantu oleh teman-teman tikus-nya, labu dan ibu peri, dia berhasil dengan sukses merebut hati pangeran tampan. Sayangnya dikehidupan nyata ngga ada ibu peri. Kalian harus berusaha untuk mendapatkan apa yang kalian harapkan untuk komunitas kalian dengan jalan yang terbaik.

Akhir kata, gue membuat tulisan ini untuk meng-encourage teman-teman dari komunitas-komunitas yang ada di Koprol untuk lebih berusaha keras dalam membangun komunitas kalian, bukan untuk mendeskriditkan pihak tertentu. Semoga teman-teman koprollers yang menjadi admin komunitas tetap semangat mengembangkan komunitas-nya masing-masing. MERDEKA!!

“A Loser is those who quit and complain.”

Disclaimer: Tulisan ini berdasarkan pengalaman dan pengamatan gue. Jika ada fakta sejarah yang salah, mohon bantuannya untuk meluruskan. Ngga menerima debat apapun.

18 thoughts on “What The Swags?!

  1. @yankur says:

    yoi…kaya @kodrat dong,nekat ikut partisipasi ngadain #bukber17 hanya dengan peserta kurang dari 20 orang, tanpa acara khusus, tanpa mc, tanpa poster/baner, tanpa swags, alhamdulillah tetep rame. malah dengan sedikit peserta jadi bisa lebih saling mengenal (uhuk)….tapi alhamdulillah yah (gaya syahroni) ternyata kita dapet sumbangan swags dari @nojako@koject@djackops…acara jadi lebih meriah deh,rejeki emang ga kemana :D terima kasih susu sgm (acuhkan)

  2. sedikit saran dan masukan aja nih buat semua komunitas yg ada..
    kalo bisa rajin” di update prollnya,jangan cuma pas ada kopdar atau event yg ada ucapan selamatnya aja baru update..

    misalkan komuntas tsb berbasis lokasi,coba deh diinfoin tentang event apa yg bakal ada di kota tsb,atau keunikan dari yang ada di kotanya,bisa juga info lowongan pekerjaan,,pastinya itu juga lumayan membantu promo kota tsb kan.. :D

    pokoknya hidup komunitas koprol!!!
    swag gak swag asal ngumpul… :P

  3. kintar says:

    well, positif thinking itu perlu ;)
    kopdar #bukber17 @kopijos kemarin berjalan sukses tanpa swags dari Yahoo (soalnya sampe sekarang emang belum nyampe :|). Tapi gw rasakan sebuah kebersamaan yang sebenarnya, sharing, ngobrol bareng , dan itu menyenangkan! :D

  4. swags itu mm.. gue tau istilah swags karena banyak yang mbahas gini..

    anyway,, gue kalo dateng kopdar bukan karena swags koq.. dan, bikin kopdar juga bukan karena (ngarep) swags.. it’s all about being there, and communicate offline and online.

  5. @kebii says:

    waaahhh nice post om astronot :) Merdeka…!!!! deh buat komunitas” koprol di seluruh Indonesia… Semangat….. \\(^O^)//

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s