DRAGON BALL: EVOLUTION


normal_Dragonball_poster_005LQ

Inget betul gue waktu itu masih kuliah semeter akhir waktu berita pertama kali Dragon Ball akan naik ke layar lebar. Dan buat gue yang ngefans banget sama Goku dan antek-antek ajaibnya sejak kecil itu meresa resah. Resah, kalau cerita yang sangat dipuja-puja orang-orang yang membacanya itu menjadi sebuah film Floop.

Dan benar aja, epik Dragon Ball itu menjadi sebuah lelucon nggak lucu gaya sitkom di AnTV (sorry, nggak maksud sebut merek, tapi nggak tahan). Go Kou yang identik dengan kepolosan dan ketidak cerdasannya itu bersekolah, sampai SMA! Great! Goku sendiri disini digambarkan sebagai seorang pemuda yang keren dan tinggal disebuah kota. Memiliki seorang kakek yang mengajarinya bela diri.

Diberi judul oleh penulis ceritanya, Dragon Ball Evolution (DBE), beberapa karakter yang menghilang disini adalah Yamcha dan Krilin. Mungkin karakter Krilin dihilangkan karena sulitnya mencari orang yang nggak punya hidung. Tapi secara keseluruhan, seluruh karakter yang ada di film ini sungguh jauh dari yang kita kenal sebelumnya di dalam komik maupun anime. Burma digambarkan bagaikan sosok Lara Croft yang ahli senjata dan bela diri. Mutenroshi yang diawal cerita delalu menggendong tempurung kura-kura diperankan oleh aktor kawakan Chow Yun Fat, dan hasilnya adalah seorang Bullet Proof Monk yang bisa mengeluarkan Kamehame. Piccolo di film ini digambarkan menggunakan jubah bak Chris John yang mau naik keatas ring tinju. Sorry, ralat, lebih seperti Hulk yang kurus yang hendak naik ring tinju. Ya, baru benar penggambarannya.

Jalan ceritanya memang tidak jauh berbeda dari Dragon Ball. Goku vs Piccolo. Namun cerita yang rencananya akan dibuat dalam Trilogi ini jadi seperti sampah di mata para penggemarnya. Son Goku lebih mirip Frodo Baggins yang hendak pergi ke Mordor untuk menghancurkan cincin milik Sauron. Setting dunia yang jauh berbeda dari cerita di komiknya juga sangat mengecewakan. Relief yang tergambar dalam komik karangan Akira Toriyama ini diakui oleh sang empunya, meniru relief yang ada di Bali. Dia mencontohnya ketika melihat gambar-gamabar mengenai Bali pada koleksi foto istrinya. Dunia DBE ini nggak jauh berbeda dengan Amerika.

Gambar-gambar yang ditampilkan di trailernya lebih menunjukkan bahwa film ini menganut faham CGI-isme, walaupun creatornya menampik tudingan tersebut. Menurut mereka, 85% pembuatan film tersebut di Mexico City, Durango, Los Angeles. Biaya 100 juta Dollar yang digunakan untuk membuat film ini terasa terbuang percuma. Film ini bahkan tak bisa dibandingkan dengan Transformers. Mengecewakan…

 

Beberapa Karakter Dalam DBE:

Goku

justindballign

Mutenroshi

normal_roshichow

Bulma

db_stills_016sm1

 

 

– TRAILER DRAGON BALL EVOLUTION –

20 thoughts on “DRAGON BALL: EVOLUTION

  1. wah, gak seru filmnya … mungkin klo ceritanya yang lagi ngelan freza ato bhuu, bakal lebih keyen, … goku bisa jadi super saiya .. wuhuiii , … bikin merinding … iya ngak broo .. ^_^

  2. Kalau nggak salah, ada rencana untuk bikin sekuel. Ini kan masih DB, makanya lawan Piccolo, DB-Z baru nanti lawan Freza.
    Tapi bakal lebih keren kalau lawannya itu Cell.
    Yah, mengingat film ini butuh lebih dari 3 tahun untuk bisa jadi nyata, dan sebelum release ke pasaran aja udah di cemooh sama fans-fansnya, kayanya sulit kalau akan berlanjut sampai Freza, Cell, bahkan Bhuu.
    Bisa balik modal aja produser-nya udah bersukur kali.
    Hehehe… :D

  3. JIEM says:

    Gw dah liat FIlm nya..

    w juga penggemar dragon ball dari dulu. Menurut w meskipun berbeda jauh dari cerita aslinya. Film ini cukup kren untuk di tonton. secara QT cuma bisa nonton, g bisa bikin kan ? he..he…he..

    W tetep suka karya yang satu ini…
    dah untung ada yang mau buatin filmnya, klau bikin sndiri duit dari man ye.. :D

  4. Yah, sama kaya Harry Potter. Interpretasi kita sama cerita yang ditulis dan di buku benar-benar beda.
    Yah, ntar kalo gue dah nonton, gue riview lagi deh. Bintang satu, dua atau bintang tujuh yang terpercaya… :D

  5. Sepakat sama Thecrasher, gue juga pasti akan nonton film ini.
    Pantas ditonton karena usahanya dalam membuat adaptasi dari Dragon Ball…
    Semoga rating-nya naik, supaya bisa dibikin sekuel-nya dan digarap semakin bagus.

  6. bangjamz says:

    bos, sy lum nonton pilemnya. udah baca semua review di banyak website dan forum.

    dan bagi sy pribadi yang fans berat DB, DBZ, (dan bahkan GT, yang mana agak kurang dibanding seri sebelumnya), dengan hanya melihat trailernya aja aja udah setuju sama penulis di atas.

    bukannya bermaksud menghina. tapi seorang fans sejati, hancur imajinasi sy ttg db series. master toriyama juga bingung kenapa nih pilem busuk ky gini (meski secara sopan dia tidak menghina dan menjelek2an)

    pada akhirnya sy cman mo ngomong, mending nih pilem dirombak judul dan nama char nya.

    ps: goku sekolah ? high school? c’mon dude, u’ve just messed up our brains

  7. Bro Bangjam z, kan Dragon Ball GT buah karya Fans DB yang di realisasikan sama Akira Toriyama. Fan Fiction lah istiliahnya :D…
    Film ini emang merusak semua bayangan kita akan karya besar Akira Toriyama tersebut. Tapi gak ada salahnya untuk menonton film ini kalau kita memang fans dari DB. :D
    Paling nggak, supaya pendapatan produsernya meningkat dan tahun depan atau another 3 tahun lagi dibuat sekuel DB:Evolution yang lebih keren. Goku vs Freeza, yang ada Vegeta dan Trunks.

  8. y,,,w ngFanZ m Dragon baLL dri dLu..
    tpi fiLm yg satu ni kyknya Cukup menark…kLu bsa d’fiLm berikutnya hRus Lbih keRen …muSuhnye Cell kLu g Majin Boo…tp phLawannya jgn Cuma goKu aj..ad Bejitanya jg DonKK….oCEe…..

  9. Dion says:

    Bagusnya DB jangan pernah dibuat versi manusianya soalnya its destroy our imagination.. lebih baik dalam versi animasi tapi ceritanya dibuat special untuk Box office… 0ke bro…

  10. film’a menurut gwe dant seluruh fans page DB film nie menyimpang dari aslinya. sxara anime dantt manusia tuch beda ini ngancuri imaginate
    {maap lo coment’a terlalu pedes}

  11. Kalau agak ngawur ceritanya, wajar aja sih, ini adaptasi dari komik dan animasi. Kalau terlalu ngikutin pakem DB yang udah ada, pastinya agak susah. Sayangnya, ini film kayanya dibikin setengah hati. Bahkan yang rencananya mau dibikin Trilogy (pas film ini dirilis, banyak film lainnya yang nyambung-nyambung juga), jadinya batal karena film ini dianggap flop abis dipasaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s