Ada Apa Dengan Mas-Mas


 

AADM2

Ada Apa Dengan Mas-Mas? Bukan judul film atau Autobiografi pribadi gue. Tapi lebih seperti ungkapan ke-empet-an kekesalan gue atas lingkungan gue yang nggak pernah manggil gue dengan panggilan MAS!

Ada apa sih sama panggilan Mas. Bukan maksud sok eksklusif sebagai orang Jawa yang identik dengan panggilan Mas-nya. Tapi karena gue ngerasa tua ketika orang ngucapin, “Makasih ya Pak…” Gila… Kenapa mereka nggak manggil gue dengan sebutan Mas, kenapa harus Pak? Ada masalah dengan rupa usia 23 tahun gue?

Seinget gue, cuma Ibu-ibu RT gue aja yang dengan sopannya manggil gue dengan panggilan Mas, “Mas Radit… Mas Radit…”. Kan kalau begitu enak didenger. Nggak berkesan kalau gue itu Oom-oom senang berperut tambun yang kerjaannya mengapit wanita senang sambil minum Bir pletok!

Bukannya gue bilang panggilan Bapak itu salah. Tapi jadi masalah kalau dipake buat manggil gue yang masih 23 ini! Emang muka gue kaya bapak-bapak 33 tahun ya? Emang setan tuh sialan tuh orang-orang yang manggil gue Bapak.

4 thoughts on “Ada Apa Dengan Mas-Mas

  1. kekekekek.. masih mending,, gue dipanggil “PAK” pas lagi di tengah jalan..

    liat aja postingannya di iamthebilly

    anyway,, gue lebih prefer dipanggil nama aja.. daripada pada bingung manggil pake mas atau pak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s