Obat VS Batu


marble4 Lagi-lagi, dari Kompas.com gue nemuin berita yang, aduh, nggak tau bikin ngakak atau bikin gue sedih. Seorang Ibu asal Jombang mengaku konon menemukan sebuah batu bertuah seperti batu milik Ponari. Di artikel itu, disebutkan si Ibu yang bernama Siti Nur Rohman menemukan batu tersebut ditemukan di selokan depan sebuah Masjid saat mengantar anaknya ke sekolah.

Disebutin di situ, si Ibu Rohman ini lantas memandikan batu pualam pipih itu, dan menggunakannya untuk mengobati giginya yang sudah 4 hari sakit. Dan katanya lagi, sakit gigi ibu itu menghilang gitu aja. Sebelum nemuin batu itu, Bu Rohman ini mendengar ada suara seorang perempuan yang meminta tolong. Begitu ditengok ke asal suara itu, ternyata dari sebuah batu yang terbungkus kain.

Nggak perlu waktu lama sampai ada banyak orang yang datang ke rumahnya diserbu oleh warga masyarakat. Takut terjadi sesuatu, si Ibu ini diungsikan ke Mapolsekta Jombang.

Yah, another cerita miris soal seseorang yang menemukan batu yang bisa menyembuhkan. Gue semakin bingung, kenapa belakangan ini muncul begitu banyak orang-orang yang mampu menyembuhkan dengan Batu Bertuahnya (buat gue, ada 2 aja udah banyak). Udah berapa banyak sih yang bisa benar-benar sembuh? Penyakit macem apa sih yang bisa sembuh?

Buat gue, dengan munculnya begitu banyak hal seperti ini, menunjukkan betapa buruk fasilitas kesehatan yang disediakan oleh pemerintah untuk warga negaranya. Okelah satu orang Ponari yang dianggap dukun cilik sakti yang bisa nyembuhin berbagai macam penyakit. Lalu sekarang ada orang lain lagi yang mengaku bisa menyembuhkan penyakit juga. Cuma ada dua hal yang bisa gue tarik dari msalah diatas. Satu, orang-orang Indonesia belum cukup cerdas dan berwawasan. Dua, orang-orang Indonesia haus akan pengobatan yang murah dan mudah.

Kalau dicermati, dua hal itu adalah kewajiban dari pemerintah. Masyarakat Indonesia kurang cerdas, ya karena pemerintah Indonesia nggak concern sama pendidikan. Mereka lebih peduli sama hubungan bilateral dan tetek bengek nggak jelas ketimbang mencerdaskan manusia di Indonesia. Buat pemerintah, kesehatan rakyat kecil itu nggak penting. Yang penting orang-orang yang bisa menghasilkan uang untuk mereka negara bisa tetap sehat.

Kalau aja pemerintah bisa menciptakan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang memadai, masyarakat Indonesia nggak akan mudah terbodohi. 64 tahun merdeka, tapi masyarakat Indonesia lebih milih Batu ketimbang Obat. Mau dikemanain negeri kita?

8 thoughts on “Obat VS Batu

  1. sijambreng says:

    tak hanya orang awam. Karena tak laku, ikatan dokter di jombang kabarnya mau menantang dukun ‘halilintar’ Ponari

    daya tarik dukun ‘gledek’ Ponari sudah sangat menggemaskan dunia medisi. Rumah sakit dan ruang praktik dokter pun kekurangan pasien karena tersedot oleh ‘kesaktian’ dukun petir Ponari. kababarnya ikatan dokter jombang menantang ponari untuk adu kesaktian. Keren banget, ternyata ikatan dokter juga ingin ketemu si ponari…, salut bro.. pakar ilmiah medis juga tertarik ponari … huakakakaka….

  2. Wah, Mas Jambreng, kalau begitu nanti yang ada Adu suntik menyuntik sama sambit menyambit donk. Dokter-dokter pakai suntik, Ponari nyambit batu. Hahahaha…

    Tapi memang sudah keterlaluan sih, itu baru di Jombang. Bagaimana kalau kejadian se pelosok Nusantara. Bisa-bisa nanti Fakultas kedokteran buka jurusan baru, Kedokteran Batu! Hehehe…

  3. ada lagi berita lain di detik, Be.. anak kecil juga, pake batu juga, dicelupin juga! Tp namanya bukan ponari jr. tp Irfan Maulana
    walah2,, makin ga bener ney …
    ck,,ck,,ck,, *berpikir*

  4. godel says:

    mas…ongkos kerunah ponari kira-kira berapa ya.. kebetulan ada caleg mo minta air celupan biar ntar sukses terpilih

  5. Wah, Mas Godel, terimakasih atas pertanyaannya. Tapi saya kurang tau ongkos kerumah Ponari itu berapa. Karena saya ngga tau posisi Caleg-nya Mas Godel itu dimana. Kalau di Jakarta ya mungkin naik kereta ke Jombang.
    Tapi saran saya ya Mas, nggak usah pake gitu-gituan. Nyaleg ya Nyaleg aja. Insya Allah menang kalau niatnya baik. :)
    (Sok tau mode: ON)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s