Pacific Place


Hari ini gue ada meeting sama seorang rekan, kita janjian di sebuah mall di daerah Sudirman. Namanya Pacific Place.
Sepenglihatan gue dari luar, bangunan Pacific Place terlihat amat luas. Terdiri dari 6 lantai dengan luas tiap lantainya sekitar satu setengah kali lapangan sepak bola.

Turun dari Taxi, gue berasa katro banget. Kaya orang dari kampung baru pertama kali datang ke Mall dan nge-lihat bangunan segitu gedenya. Bayangin, bahkan gue ninggalin laptop gue di pos pemeriksaan!!
Malu banget rasanya…

Karena ufah terlambat satu jam lebih, gue urungin niat gue untuk window shopping di sana. Mmmm…. Kalaupun nggak terlambat, gue milih untuk nggak Window Shopping, karena emang semakin dilihat, cuma semakin bikin gue pingin aja.

Tempatnya cozy banget, selangkah kita masuk ke main entrance-nya, kita disambut alat keamanan selengkap di bandara, dan limpahan senyum dari para petugasnya. Bergerak masuk, ada begitu banyak butik fashion yang kalau gue sebutin namanya, cuma bikin gue semakin pingin aja (I was born to be materialistic, Hehehe ).

Naik ke tempat tujuan, gue perhatiin desain arsitektur dari Pacific Place. Sangat modern dan benar-benar menunjukan betapa high class-nya Mall ini.  Lantai 4 dan 5 berisikan deretan restoran yang jarang gue lihat (atau mungkin nggak ada) di pusat perbelanjaan lainnya.

Yang menarik, ada 2 buah restoran di lantai 4 dan 5 yang terhubung oleh sebuah detail arsitektur berbentuk Mercu Suar. Dibagian Suar-nya sebuah ruangan khusus di restoran Italy tempat gue janjian. Sedangkan dibagian bawah Mercu Suar itu, ada kolam besar dengan Kapal di tengahnya, dan jadi bagian dari restoran di Lantai 4 itu, Bener-bener paduan unik yang bikin gue iri sama Designer-nya.

Di lantai 6-nya, ada Blitz Megaplex dan Kidzania yang kesohor dikalangan anak-anak itu. Sayang nggak sempet naik ke lantai atas karena nggak enak sama temen gue.

Well, intinya sih Pacific Place itu tempat yang cozy buat hang out pas lagi weekend. Cuma, siap-siap aja buat ngerogoh kocek dalem-dalem buat yang kere kaya gue.

 

From: Astronot Bumi
Via: Live Writer

2 thoughts on “Pacific Place

  1. Hahaha, samaan. Waktu Desember kemarin gue jalan ke Colombo via Changi, gue berasa ada di dunia lain. Beda banget sama Soekarno Hatta… :D
    Jadi berasa kampungan banget :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s